Tips | Monday 22 Jul 2019

Jangan Panik, Berikut 6 Cara Penuhi Nutrisi Anak yang Susah Makan

Menghadapi anak yang susah makan menjadi beban tersendiri bagi Ibu, kesabaran pun diuji. Kekhawatiran karena anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sehingga menghambat pertumbuhannya. Sebisa mungkin anak harus mendapatkan asupan makanan yang cukup supaya pertumbuhannya optimal.

Permasalahan anak susah makan sudah umum terjadi di sekitar kita, Ibu tidak perlu terlampau khawatir menghadapi tahap ini. Biasanya anak yang susah makan terjadi saat anak berusia dibawah tiga tahun. Fase setelah lepas dari ASI dan mulai mengonsumsi berbagai jenis makanan, seringkali membuat anak pilih-pilih ketika makan. Hal tersebut wajar, karena hal ini menjadi tanda bahwa anak telah mandiri untuk menentukan pilihan makanannya.

Usahakan untuk sabar dan mencari cara supaya anak mau makan ya, Bu. Usahakan untuk anak tetap mendapatkan nutrisi lengkap, seperti protein, vitamin, mineral, karbohidrat dan serat. Hindari memaksa anak untuk makan sehingga suasana makan menjadi tegang. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa ibu coba untuk memberikan asupan nutrisi yang cukup bagi anak yang susah makan.

Hindari memaksa anak untuk makan

Hal pertama yang perlu ibu ingat adalah sebaiknya tidak memaksa anak untuk makan, apalagi membuat suasana menjadi tegang. Dengan memaksa anak akan semakin menolak untuk makan dan malah hubungan antara ibu dan anak menjadi kurang baik.

Saat anak menolak bahkan membuang makanannya, sebaiknya Ibu tetap tenang dan sabar. Perlahan tanyakan alasan kenapa tidak mau makan, lalu bernegosiasi dengan menawarkan pilihan makanan yang lain. Ibu bisa juga dengan sengaja tidak menyuruhnya makan, karena terkadang anak cenderung melakukan hal yang berlawanan dengan apa yang Ibu minta.

Sediakan cemilan yang tinggi kalori

Ketika anak susah makan, Ibu tentu khawatir kalau ia kelaparan. Jika anak tidak mau makan makanan berat yang Ibu sajikan, berusahalah untuk memberikan cemilan yang tinggi kalori. Sehingga anak bisa makan kapanpun, seperti ketika sedang bermain atau menonton film kesukaannya. Stimulasi dengan Ibu juga makan bersama disampingnya.

Kalori bermanfaat untuk memberikan energi sebagai bahan bakar aktivitasnya sehari-hari. Kalori didapatkan dari nutrisi yang bersumber dari protein, lemak dan karbohidrat. Ketiga jenis nutrisi itulah yang nantinya akan diubah menjadi kalori.

Cemilan yang tinggi kalori tersebut Ibu bisa memberikan roti keju, keju slice, selai kacang, atau buah-buahan. Sehingga meskipun anak susah makan berat, akan tetapi dia masih mendapatkan nutrisi yang cukup melalui cemilan yang ibu berikan.

Berikan menu yang berbeda setiap hari dan buat menjadi lebih menarik

Anak yang susah makan memiliki berbagai macam penyebabnya, bisa jadi anak Ibu sedang bosan memakan makanan yang itu-itu saja. Ibu bisa mencoba memberikan makanan yang lebih beragam lagi dengan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Terpenting disiapkan menu makanan adalah dengan memenuhi gizi seimbang.

Menerapkan menu makan yang berbeda setiap hari akan memberikan nutrisi yang beragam dan sangat berguna bagi tubuh. Ibu perlu mencukupi kebutuhan nutrisinya mulai dari vitamin, mineral, protein, karbohidrat, lemak dan serat. Setidaknya dalam satu piring terdapat minimal 3 nutrisi tersebut.

Dengan memberikan menu yang berbeda setiap hari, anak akan penasaran dengan makanan yang Ibu hidangkan sehingga akan merangsang anak untuk mau makan. Selain itu dengan beragam makanan, beragam pula nutrisi yang didapatkan oleh anak. Ibu bisa mengkreasikan menu makanan dengan membuat makanan tersebut menarik untuk dlihat, misalnya nasi dan sayurnya dibuat bentuk seperti tokoh kartun yang lucu.

Biasakan untuk makan teratur

Keteraturan jam makan juga memengaruhi keinginan anak untuk makan. Ibu sebaiknya membiasakan untuk menyajikan makanan berat dan cemilan pada waktu yang sama setiap hari. Hal ini berguna untuk membangun pola pikir anak untuk memahami dan membiasakan diri bahwa ada waktu-waktu tertentu untuk makan. Dengan begitu ketika anak telah merasa lapar, ia akan meminta makan dengan sendirinya.

Turuti kemauan anak

Daripada memaksa untuk makan, sebaiknya anak ditanya ingin makan apa. Ibu bisa bertanya tentang makanan apa yang ingin dimakan. Anak yang masih di bawah tiga tahun tentu suasana hatinya masih belum menentu, sehingga ketika hal tersebut memengaruhi terhadap keinginannya untuk makan, maka sebaiknya ibu merespon dengan memberikan makanan yang anak inginkan.

Pastikan makanan yang anak inginkan tetap pada koridor kesehatan dan masuk dalam menu gizi seimbang ya, Bu.

Berikan suplemen makanan dan susu

Memberikan suplemen makanan menjadi salah satu cara yang efektif untuk memastikan anak tercukupi nutrisinya. Ibu bisa memberikan suplemen makanan yang berbentuk sirup atau yang kunyah dengan rasa yang anak sukai. Pilihlah suplemen makanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Susu pertumbuhan tentu juga bisa menjadi cara jitu untuk memberikan asupan nutrisi secara komplit. Produk susu pertumbuhan saat ini pun sudah banyak mengandung Omega 3 dan gizi yang komplit. Ibu bisa memberikan si Kecil Susu Bendera 1 Plus dengan GizziCompli yang terdiri atas protein, omega 3, omega 6, minyak ikan serta 13 vitamin dan 8 mineral. Nutrisi yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan harian si Kecil. Tersedia rasa madu yang pasti disukai anak, dengan harga yang lebih ekonomis.

Nah itulah tadi beragam cara yang bisa ibu lakukan jika anak susah makan. Tidak perlu panik, dan pastikan anak mendapatkan asupan makanan yang cukup dengan menggunakan cara-cara yang kreatif. Selama anak tumbuh ideal, maka masalah anak susah makan tidak perlu terlalu dicemaskan.

Artikel

Yuk Berikan Menu Kreatif Penuh Nutrisi Untuk Anak...

Lihat